Kamis (2/1) Sosialisasi PKM Karya Tulis (GT-AI) 2017 dilaksanakan pada pukul 14.00-18.00 bertempat di Auditorium MMA, Gedung Sosial Ekonomi Pertanian, Faperta, UGM. Acara ini dihadiri oleh 74 orang dari mahasiswa fakultas pertanian. Acara dibuka dengan doa dan dilanjutkan dengan materi yang pertama yaitu cara penulisan PKM Karya Tulis yang disampaikan oleh Dr. Med. Indwiani Astuti (Juri PIMNAS PKM). Beliau menyampaikan bahwa penulisan PKM Karya Tulis harus sesuai dengan buku panduan dari BELMAWA UGM 2016, dan yang harus diperhatikan adalah tanda tangan tidak boleh discan di potong dan tempel, harus discan utuh dengan filenya. Beliau juga menyampaikan bahwa PKM AI tidak sama dengan PKM GT. PKM GT tidak boleh dijadikan PKM lima bidang karena hanya berupa gagasan yang dampaknya sistemik dan referensi harus relevan dengan gagasan. Salah satu kalimat yang berkesan dari Dr. Med. Indwiani Astuti adalah ‘For once, breakthrough really applies’.

Foto saat sosialisasi PKM GT-AI berlangsung

Foto saat sosialisasi PKM GT-AI berlangsung


 

Acara dilanjutkan dengan materi kedua oleh Hamdan Fauzi (Peserta Lolos PIMNAS dan didanai PKM GT 2016) mengenai persiapan yang harus dilakukan dalam menulis Karya Tulis GT-AI. Beliau mengatakan bahwa ‘Ide diperoleh dengan mencari masalah, dan ada baiknya disesuaikan dengan isu-isu terkini yang sedang menjadi tranding topic’. Mencari ide yang menarik dan belum pernah ditemukan. Kalimat yang menarik dari beliau yaitu ‘kerja cerdas bukan kerja keras’ dan ‘ Journey of a thousand miles begins with a single step’.

Meskipun acara ini dimulai tidak tepat waktu karena terdapat masalah teknis namun acara dapat berjalan dengan lancar. Acara ini juga dilaksanakan tanpa persiapan yang matang karena adanya pengumuman yang mendadak namun semua berjalan dengan lancar dan baik.


Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *